Jasa pengecatan epoxy lantai memang bisa dijadikan sebagai alternatif bagi dunia industri dalam mengelolaan lantai produksi agar lebih kuat dilewati kendaraan berat seperti forklif, tahan lama, mudah dirawat, dan tentu saja indah. Sudah banyak perusahaan besar yang mengaplikasikan lapisan cat lantai ini. Namun, bagaimana sebenarnya cara mengaplikasikannya? Berikut ini pengetahuan tentang cara mengaplikasi epoxy untuk menambah wawasan Anda.

# Tahap Persiapan Lantai

1. Pastikan lantai terbuat dari beton yang mampu menahan tekanan sedikitnya 225 kg/cm2. Biasanya, lantai seperti ini terdapat pada gudang atau sebuah pabrik.
2. Pastikan lantai rata, halus, dan tidak bergelombang. Oleh karena itu, penggunaan peralatan yang memadai seperti jidar pada saat pengecoran lantai sangatlah diperlukan.
3. Jika lantai merupakan lantai lama, pastikan tidak terdapat kerusakan. Jika terdapat kerusakan, dibenahi terlebih dahulu agar rata.
4. Jika lantai masih baru, pastikan umurnya sudah lebih dari 28 hari dengan tingkat kelembaban kurang dari 80% RH.
5. Jika kondisi lantai masih berupa tanah, jangan langsung dilapisi epoxy. Beri lapisan penghalang terjadinya uap air terlebih dahulu. Lapisan ini berbentuk lembaran tipis yang terbuat dari bitumen dan dilapisi plastik polythylene.
6. Bersihkan lantai dari segala kotoran. Kotoran berupa tumpahan semen yang membatu, dihilangkan dengan waterjetting atau grit-blasting, sehingga tidak merusak lantai. Jika kotoran berupa cairan, bersihkan dengan air dan sabun.
7. Jika lantai baru saja dibersihkan menggunakan air, keringkan terlebih dahulu minimal dua hari. Atau, Anda bisa menggunakan blower agar lebih cepat kering.

Pilihan tepat jasa pengecatan epoxy lantai murah dan bergaransi

Cara Mengaplikasikan Epoxy yang Biasa Dilakukan Jasa Pengecatan Epoxy Lantai (Credit Image: http://www.floorcoatingcontractor.com.my)

Baca Juga:
5 Tips Memilih Jasa Epoxy Lantai Tangerang yang Terpercaya

# Tahap Pengaplikasian

Setelah semua persiapan selesai dilakukan, saatnya pengaplikasian epoxy lantai. Berikut tahapannya:
1. Pastikan semua pintu dan jendela ruangan yang diaplikasikan epoxy dalam posisi terbuka. Sebab, ruangan tertutup dapat membahayakan pekerja. Selain itu, tidak boleh ada orang yang merokok di sekitar areal pengerjaan.
2. Lantai diberi lapisan epoxy primer terlebih dahulu menggunakan alat roller, kemudian diamkan selama 12 jam agar mengering.
3. Lakukan tahapan bas epoxy coat, body coat, dan terakhir top coate, dengan setiap tahapan harus dilakukan cleaning dan sending. Gunakan roller dengan kualitas bulu yang tidak mudah rontok.
4. Lakukan pelapisan yang kedua dengan arah bersilangan untuk lebih memaksimalkan hasil.
5. Selama pengerjaan, jaga selalu kebersihan lantai. Jika ada kotoran misalnya bulu roller yang rontok, serangga, semut, bahkan debu harus segera dibuang, kemudian dilapisi kembali pada bagian tersebut.
6. Selesai pelapisan, selama 12 jam siapa pun tidak boleh melewatinya. Setelah 12 jam baru diperbolehkan, namun harus menggunakan sandal dari karet atau tidak mengenakan alas kaki. Sebab, lantai belum boleh diinjak oleh bahan keras. Kendaraan seperti gerobak, handpallet, atau forklif baru bisa melewatinya setelah satu minggu sejak selesai dilapisi.

Nah, sebagai seorang owner, tidak ada salahnya jika Anda juga mempertimbangkan untuk menggunakan lapisan ini di lingkungan bisnis. Anda bisa menggunakan salah satu penyedia jasa pengecatan epoxy lantai.